Senin, 28 November 2011
adakah isyarat????
kemudian,,adakah isyarat??? saat melangkah menitinya satu persatu...
lebih tepat menghitungnya...
adakah isyarat???
adakah isyarat,,,seulas senyum yang tervisualkan dengan tanda titik dua dan tutup kurung...
adakah isyarat???
adakah isyarat,,,saat tak ada lagi deretan kata terucap dibalik alat bertuliskan angka dan berlayar...
adakah isyarat???
isyarat mengisyarakatkan yang diisyaratkan,,lalu apa yang engkau isyaratkan???
masihkah kau dalam kebingungan untuk mengisyaratkan??? kebingunganmu pun telah mengisyaratkan...
sebenarnya adakah aku salah menangkap isyarat????
Minggu, 13 November 2011
sebuah isyarat...
Bulan juli,,ia sudah berlalu begitu cepat...
tapi tahukah kau ia begitu membekas???
ia bergariskan coretan merah tersilang seolah terkuak kembali...
pendendamkah aku???
datang,,kau datang...
meminta hak kemanusiaanmu untuk sebuah ukhuwah...
kuberikan,, dendam itu kuhapus...
lalu,, kau tak tahu menempatkan diri...
aku terus belajar dalam ukhuwah ini,,tahukah kau batasan???
jangan lagi kau korek coretan merah tersilang itu...
aku terjerumus,, tidak,, aku tidak akan membiarkannya...
menghindari,,penghindaran,,saling menhindari,, mungkin adalah talian makna yang tepat untuk saat ini...
Minggu, 24 April 2011
DIAMKU dan DIAMMU....
dalam diam ada tawa...
dalam diam ada rindu...
dalam diam ada senang...
dalam diam ada kebosanan...
dalam diam ada perenungan...
dalam diam ada sakit...
dalam diam ada tangis...
dalam diam ada kebencian...
dalam diam ada kemurkaan...
dalam diam ada kekecewaan...
dalam diam ada kemunafikan...
dalam diam ada kebusukan...
dalam diam ada perlawanan...
dalam diam ada penindasan...
kau mengerluarkan semuanya...
sampai kau kehabisan kata!!!!!!!!!!
entah tadi malam tak jua kau temukan makna diamku...
karena tak satupun makna diamku ada dalam pemaknaan diammu...
diamku adalah dendam teramat akibat diammu selama ini...
tapi sebelum kau mengetahuinya,,,kau sudah berlalu kembali ke peraduanmu nan jauh di sana....
malam tadi kau masih bingung dalam diam,,lalu terdiam,,,dan terhanyut dalam diam....
Jumat, 22 April 2011
KEKALAHANMU YANG BODOH!!!!!
entah apa yang ada dibenakku saat deringan handphone menghampiriku...
08.46...
detik yang membuktikan bahwa kau KALAH!!!!!
kalah akan perasaanmu sendiri,,kalah oleh perbuatanmu sendiri,,kalah oleh dirimu sendiri...
2 tahun serasa amat singkat untuk mengenal dirimu...
seolah aku tak mengenalmu...
air mata itu jatuh,,,seakan kehilangan dirimu...
bukan ragamu!!!! ragamu bahkan sangat kokoh berdiri di depanku...
ragamu nyata,,tapi mana sifat-sifat keidentikanmu????
lenyap??? lenyap oleh perasaan tololmu itu???
saya tertawa,,,saya tertawa sampai tak sanggup menahan derasnya air di sudut mataku karena rasa kasihanku...
engkau berteriak apa yang aku harus hindari...
engkau menegur apa yang seharusnya tak kulakukan...
engkau menyuruh apa yang seharusnya kusegerakan...
kasihan dirimu...kasihan dirimu!!!!
engkau selalu meminta untuk diingatkan...
tapi maaf bibirku amat keluh sepekan ini,,,sangat keluh...
keluh akibat salah interpretasi berkepanjangan...
inilah kekalahan bodohmu,,,inilah kekalahan bodohmu...
dan saya gagal menjadi pengingat yang baik!!!!
saya hanya takut "kehilangan",,bukan menghalangi "kebahagiaan"
Selasa, 22 Maret 2011
SELAMAT KAWAN!!!!!!
selamat kawan saya ucapkan atas penyelsaian masa studi esok hari...
sukses selalu menyertai saudara-saudaraku...
rasa bangga saya melihat teman-teman memakai toga dan berjalan menuju altar pengukuhan....
rasa syukur saya menyaksikan keberhasilan kawan-kawan lulus mengikuti ujian...
selamat kuucapkan buat kalian...semoga proses yang saudaraku telah lalui bermanfaat dengan benar di luar sana yang katanya kejam...
seolah bisu!!!
ingatkan saya kalo saya terlalu berharap pada dirimu saat saya sedang kesusasahan...
ingatkan saya kalo saya terus membebanimu...
ingatkan saya kalo saya harus berjalan sendiri karena memang saya harus menghadapinya sendiri...
tolong ingatkan saya...
ingatkan...
jangan seolah bisu lalu memendamnya...
Senin, 28 Februari 2011
gadis kecil dan ibunya...
datang ke kota metropolitan ini dengan sejuta harapan dengan sebuah harapan...
yang sering kita sebut SEMBUH...
mereka tak mengajarkanku tentang bagaimana membuat laporan keuangan...
tidak pula pelajaran dengan rumus yang membuat mata terputar-putar...
mereka hanya mengajarkan kata SABAR.....
sang ibu mereka mengajarkanku tentang BAGAIMANA MENJADI PEREMPUAN YANG SELALU TEGAR WALAUPUN SANG SUAMI SUDAH TAK BERADA SI SAMPINGNYA...
pelajaran yang kelihatan simple namun menjalankannya sungguh sulit....
Langganan:
Postingan (Atom)