Selasa, 27 Maret 2012
izinkan saya menggugat!!!!!
tanggal 27 Maret,,, membuka layar leptop yang sudah berharap diganti...broadband telah tersambung,, sosial media terconnect dengan sempurna..
lalu,,ya,,status2 menggelitik muncul di sana-sini... benar kawan,, mereka yang hari ini pun tak ada waktu untuk bersimpati pada negaranya...bahkan untuk mengatakan tidak pada kenaikan BBm pun tidak,, kalaupun analisis yang mereka pakai berbeda,, saya akan yakin hasilnya sama mudharatnya kenaikan BBM lebih banyak dibanding untungnya...
izinkan saya menggugat Anda-Anda yang ada di sosial media saya...
izinkan saya menggugat kawan-kawan lewat sebuah note yang mungkin kalian anggap sampah...
untuk seorang anak yang berusia 22 tahun,, dimana teman-temannya sedang menikmati panasnya aspal hari ini,, dia sibuk membentuk lekuk tubuhnya di pusat kebugaran...
untuk seorang pegawai di perusahaan swasta yang meng-copy status temannya,, membandingkan harga minyak di timur Indonesia dan minyak yang akan berlaku per 1 April... dia mengatakan sebuah hal wajar jika BBM naik agar warga barat Indonesia merasakan apa yang orang timur rasakan... hahhahaha,,postingan yang sangat lucu menurutku,, kalo orang timur saja sudah merasakan bagaimana susahnya,, Anda harusnya menolak kenaikan BBM 1 April!!!!!!!! orang timur saja sudah merasakan bagaimana menderitanya,, bagaimana jika seluruh Indonesia merasakannya????
belum selesai aku menggugat,,, seorang mantan mahasiswa Sekolah Tinggi yang mengurusi Administrasi Negara,, menulis di akun pribadinya MAHASISWA merusak fasilitas umum yang dibiayai oleh negara dan mahasiswa tak punya uang jadi harus menjarah saat demo kenaikan BBM.. Baiklah,,, saya tahu,, tapi kenapa tak dari tahun 98 kau mengatakan itu!!! gerakan 98 serentak dimana2 terjadi penjarahan,, mungkin kau lupa!!!! ayolah,,duniamu bukan hanya layar 14 inch mu.. apa yang mereka suarakan saya pikr lebih penting dari point view yang diangkat media
ditambah lagi seorang alumni yang lumayan gaul dari kampus merah,, memposting IMAGE kampus yang rendah akibat demo menyebabkan perusahaan2 tidak mau menerima lulusan2 dari kampus merah... haaaaaa,,,bertanyalah saya dalam hati,, adakah sebuah perusahaan jika memasang LOKER akan menulis "TIDAK MENERIMA LULUSAN KAMPUS MERAH".. atau jika kata2ku tadi memang tidak masuk akal,, silahkan hitung para alumni kampus merah yang diterima kerja di BUMN, Bank, perusahaan asing,, perusahaan nasional.. janganlah mengkambinghitamkan demo akibat ketidakmampuanmu menjawab tantangan kerja kawan... kenaikan BBM nyata akan melahirkan pengangguran2 yang lebih parah daripada kalian2 yang tidak dapat kerja karena image...
tak sampai disitu,,, sebuah kalimat2 membuat amarah semakin panas... seorang yang cukup dewasa,, menulis mahasiswa turun demo itu karena frustasi,, tugas-tugas yang belum selesai,, IPK yang jeblok,, spp yang belum dibayar... ahhhhhhhhhh,,, saya tak dapat mengungkapkan isi kepalaku terhadap status ini!!!!!!
izinkan saya menggugat!!! menggugat kalian!!! izinkan saya menggugat!!!!
bahasa kalian ADAKAH menunjukkan sebuah penolakan??? berhentilah membohongi ilmu kalian,, BBM berdampak sistemik.... sebagai kebutuhan dasar dia akan mempengaruhi semua harga barang... ayolah kawan,, ini bukan pelajaran ekonomi yang sulit,, maukah kalian dikalahkan oleh tukang becak,, pedagang garam keliling,, penjual nasi,, mama di kantin kolong,,penjual bakso,,tukang sapu,,pemulung,,pengemis,,pengamen???????? mmmm,,mungkin kalian akan dikalahkan KARENA KALIAN tak lagi punya hati...
saya teringat sebuah pernyatan seorang penjual nasi saat BBM naik beberapa tahun lalu,, "INI PEMERINTAH HEBAT SEKALI,, DIA MENAIKKAN HARGA BBM,,TAPI MEREKA LARANG KITA NAIKKAN HARGA NASI,, dia kira beras didapat cuma2ji dari desa,, padahal itu beras dari kampung pake mobil dibawa ke kota,, mobil pake apa??? nda mungkinmi pake air,, acece!!!!
ayolah kawan,,, jangan membohongi ilmu kalian,, hati kalian,, kalo dampak sistemik BBM nyata adanya... jalan kita memang berbeda dalam menyuarakan,, tapi haruskah kita saling menafi'kan??? ataukah kalian masih mendukung kenaikan BBM???
Kamis, 22 Maret 2012
Minggu, 04 Maret 2012
dia bernama pagi...
merindukan pagi,,, akankah ia datang esok???
menebarkan kehangatan setelah dingin malam menghantam...
memberikan secerca sinar setelah gelap malam mengaburkan jalan...
pagi,, akankah kau seperti malam yang diporakporandakan hujan??? bersembunyi dibalik kepulan awan hitam angkuh???
pagi,, sejumput asa menyambutmu... kehilangan kesetiaan pada malam yang telah mengecewakan... ketiadaan usaha melawan kepulan awan hitam menumpuk kekecewaan...
pagi,, kesetiaan menemani,,akankah???
aku menunggumu pagi,,pagi,,kerinduan pada rona jinggamu... sinar senyuman membangunkanku,,mengetuk kamar,,dan membujukku menikmati indahmu...
Jumat, 17 Februari 2012
menyederhanakan waktu
waktu begitu sederhana.seperti ibu yang mengajarkanku untuk merangkak, bangkit dan kemudian melangkah.
melangkah untuk beranjak.melangkah untuk menjejak.melangkah untuk berjarak.
apa kau tak mendengar bisikan waktu? bisikan sederhana yang mengantar imaji pada sebuah halaman yang dulu. bisikan sederhana yang mengantar angan berdiri tepat didepan pagar rumahmu.
aku ingin menyederhanakan imaji.menyederhanakan kasih yang kutujukan pada halaman itu.
aku ingin menyederhanakan harap. menyerderhanakan resah yang tertinggal didepan gerbang halaman itu, disaat aku memutuskan untuk beranjak dan membawa pergi angan.
aku ingin sederhana. menyederhanakan kecewa, kelu dan pelu karena lelah harap. aku ingin sederhana. aku ingin tawa dan tangis sederhana.
begitu sederhana. aku datang dengan sederhana, waktu itu.dan kemudian pergi dengan begitu sederhana, entah waktu kapan.
Selasa, 06 Desember 2011
surat rindu ditahun kelimaku
Assalamu alaikum...
bagaimana kabarmu,ma??? Semoga engkau selalu tenang di-sisiNya... Al Fatihah selalu terlisan untukmu,ma...
Lima tahun,,ya lima tahun sudah,ma... Hari ini tepat lima tahun kepergianmu,,rindu tak putus-putus yang selalu menggerayangi diri ini,, tetesan airmata kerinduan hanyalah mengalir untukmu...
Alhamdulillah kami semua sehat,ma.. Aku yakin engkau mengetahui keadaan kami,, kau selalu mengintip dan mendoakan kami,,memohon pada-Nya untuk memberikan kemudahan untuk jalan-jalan kami...
Ma,,tahun ini begitu banyak yang aku lalui,,begitu banyak yang menguras tenaga,,pikiran,,dan hati... Menginjak umur 23 tanpa kehadiranmu saat ini adalah saat-saat yang susah,Ma.. Membutuhkan nasehat,,belaian,,serta senyumanmu.. Aku tahu,Ma,,kamu tak akan meninggalkan aku.. Tapi,,, berada di negara berbeda membuatku semakin merindukanmu... Ya,,aku mengadu nasib belajar kembali,Ma,, berussaha keras dengan bidang yang kurang kumengerti... Menuju 5 hari exam,Ma... tak hanya itu, Ma... Menuju fase-fase baru dalam hidupku adalah hal yang tersulit tanpamu,Ma... Terkadang semua tak bebas terbahasakan,Ma,,seperti aku membahasakannya padamu...
Ma,,surat rindu singkatku ini kukirimkan serta meminta doamu untuk Exam di depan mataku dan fase-fase lain dalam hidupku semoga jalan selalu dimudahkan... Ma,,salam dan peluk terhangatku kukirimkan untukmu,, semoga surat ini bisa mengobati sedikit kerinduan kita berdoa...
“Rabbighfir lii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa” “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah kedua orang tuaku sebagaimana mereka telah memelihara / mendidikku sewaktu aku kecil.”
Ya Allah,, jagalah ia ya Allah,,tempatkanlah ia ditempat yang layak disisi-Mu...
Wassalam,, Anakmu...
Senin, 28 November 2011
adakah isyarat????
kemudian,,adakah isyarat??? saat melangkah menitinya satu persatu...
lebih tepat menghitungnya...
adakah isyarat???
adakah isyarat,,,seulas senyum yang tervisualkan dengan tanda titik dua dan tutup kurung...
adakah isyarat???
adakah isyarat,,,saat tak ada lagi deretan kata terucap dibalik alat bertuliskan angka dan berlayar...
adakah isyarat???
isyarat mengisyarakatkan yang diisyaratkan,,lalu apa yang engkau isyaratkan???
masihkah kau dalam kebingungan untuk mengisyaratkan??? kebingunganmu pun telah mengisyaratkan...
sebenarnya adakah aku salah menangkap isyarat????
Minggu, 13 November 2011
sebuah isyarat...
Bulan juli,,ia sudah berlalu begitu cepat...
tapi tahukah kau ia begitu membekas???
ia bergariskan coretan merah tersilang seolah terkuak kembali...
pendendamkah aku???
datang,,kau datang...
meminta hak kemanusiaanmu untuk sebuah ukhuwah...
kuberikan,, dendam itu kuhapus...
lalu,, kau tak tahu menempatkan diri...
aku terus belajar dalam ukhuwah ini,,tahukah kau batasan???
jangan lagi kau korek coretan merah tersilang itu...
aku terjerumus,, tidak,, aku tidak akan membiarkannya...
menghindari,,penghindaran,,saling menhindari,, mungkin adalah talian makna yang tepat untuk saat ini...
Langganan:
Postingan (Atom)